The Deep Hot Biosphere : The Myth of Fossil Fuels

Dongengnya Awang di IAGI-net

Judul Subyek di atas adalah judul buku terbaru Thomas Gold (Copernicus Books – Springer Verlag, 2001) yang banyak mendapatkan apresiasi dari banyak akademisi dan jurnal2 sains, bisnis dan umum kelas dunia (spt. alm. Stephen Jay Gould, Nature, Physics World, Journal of Petroleum Technology, The Wall Street Journal, USA Today). Saya baru mendapatkannya, barangkali ada rekan2 yang sudah punya sebab terbit 3 tahun yl.Mungkin rekan2 tahu, Thomas Gold adalah salah satu penganjur “garis keras” teori an-organik untuk asal minyak dan gasbumi. Mengikuti tulisan2nya yang banyak tersebar di jurnal2 bergengsi dan beberapa bukunya, kita akan menuju kesimpulan bahwa teori2 Tom Gold adalah : original, important, controversial, dan bisa jadi benar. Gold adalah seorang wide-range scientist yang sering bermain jauh di luar batas pendidikan formalnya sebagai ahli fisika listrik. Menyerang teori-teori yang mapan, menimbulkan kegusaran di kalangan ahlinya. Serangannya sangat profesional, sangat detail, membuat kalangan mapan kalang kabut…Dan sejarah menunjukkan, di beberapa teori kontroversialnya yang dia kemukakan justru Tom Gold lah yang benar dan teori mapan lah yang salah, walaupun itu baru terbukti sampai 30 tahun kemudian…

Sebelum konsep plate tectonics ramai dikembangkan di tahun 1960an, Tom Gold tahun 1955 menerbitkan teori kontroversial “90-degree flip of the axis rotation of the earth” dalam paper berjudul “Instability of the Earth’s Axis of Rotation” Gold meneorikan bahwa hanya dalam waktu 1-2 juta tahun Bumi kadang2 memutar 90 derajat sumbunya, kutub2 ke equator, dan yang di equator ke kutub2. Perubahan ini disebabkan oleh pergerakan suatu massa besar di Bumi seperti akumulasi es di kedua kutub. Ilmuwan2 pada saat itu tak mempedulikan teori Gold yang memang sudah biasa kontroversial. Para ilmuwan sedang memfokuskan diri ke teori continental drift dan plate tectonics, dan teori Gold tak berhubungan dengan ini. Kutub2 memang bisa berpindah (polar wandering) melalui continental drift, tapi tak 1-2 juta tahun. Maka teori Gold pun dilupakan. Dan… pada tahun 1997 penelitian Joseph Kirschvink, seorang ahli paleomagnetism dari California Institute of Technology menemukan bahwa 90 degree flip of the rotation axis benar terjadi pada saat periode pendek di awal Kambrium dan inilah yang menyebabkan apa yang disebut “Cambrian Explosion” (tahu kan rekan2 apa itu ?). Butuh 40 tahun untuk teori Gold bisa diterima…

8 Juni 1977, 27 tahun yang lalu, dalam Wall Street Journal, kalangan ahli dikejutkan dengan tulisan nyeleneh Gold : “Rethinking the origins of oil and gas”. Ditulisnya lagi dengan lebih detail dalam Journal of Petroleum Geology tahun 1979 dengan judul “Terrestrial Sources of Carbon and Earthquake Outgassing”, lalu di Scientific American tahun 1980 dengan judul “The Deep-Earth Gas Hypothesis” dan akhirnya keluar bukunya yang diterbitkan JM Dent & Sons (1987) : “Power from The Earth : Deep Earth Gas – Energy for the Future” Singkat kata, Gold meneorikan : Minyak dan gasbumi berasal dari reservoir2 dalam di Bumi dan merupakan zat2 sisa yang dihasilkan saat Bumi mengkondensasi. Molekul2 organik yang ditemukan di dalamnya tidak sama sekali menunjukkan bahwa itu hasil perombakan kerogen, tetapi itu menunjukkan massal contamination saat zat2 relic itu naik ke permukaan. Nah… Gold berpendapat bahwa hidrokarbon bukan zat biologi yang dirombak geologi, tetapi zat geologi yang dirombak biologi. Hm…

Apa hubungannya dengan bukunya yang terbaru itu ? Tak kurang kontroversial…Di Bumi ini Biosfer yang paling melimpah adalah bukan Biosfer di permukaan, tetapi Biosfer di Bawah Permukaan – deep hot biosphere. Di sinilah sampai kedalaman 10 km hidup mikro-organisme yang tak butuh fotosintesis yang hidup dari energi kimia hasil makan hidrokarbon yang bermigrasi ke atas dari dalam Bumi sekaligus merombak kimiawi minyak dan gasbumi dan memeberi cap “organik” kepadanya. Gold di bukunya mengemukakan banyak penelitian terbaru tahun 1990an tentang keberadaan mikro-organisme ini yang termo-phile dan methan-eater ini. Dan, Gold pun melamunkan bahwa model deep hot biosphere inilah yang harus dipakai kalau kita mau mencari extra-terrestrial life di luar Bumi.

Seperti kata teman dekatnya yang ditulis di pengantar bukunya : Gold’s theories are always original, always important, usually controversial – and usually right. It is my belief, based on fifty years of observation of Gold as a friend and coalleague, that the deep hot biosphere is all of the above : original, important, controversial – and right.

27 tahun sejak mengemukakan teori asal an-organik untuk hidrokarbon, teori Gold belum diterima, tapi bukanlah Gold kalau dia menyerah. Pengamatan saya, kalangan ahli perminyakan tak lagi sealergi dulu dengan teori an-organik. Di beberapa negara justru teori an-organik lah drive utama eksplorasi. Semakin banyak pengeboran dilakukan di basement, semakin banyak riset lintas sektoral dilakukan, saya yakin suatu saat nanti kita akan dapat gambaran jelas : bahwa organik bukan satu2nya teori dan an-organik bukan pula satu2nya teori.

Salam,
awang

Satu Tanggapan

  1. wah emang dahsyat kalau membaca kisah geologi. Tapi saya tertarik dengan statemen ” Gold berpendapat bahwa hidrokarbon bukan zat biologi yang dirombak geologi, tetapi zat geologi yang dirombak biologi.” Soalnya saya jug alagi mikiran “apakah benar manusia dari monyet? ” seperti yang dikira orang saya malah berpendapat “jangan-jangan monyetlah yang berasal dari manusia??” hihihii. Salam kenal mas, tulisan2nya berguna buat nambah wawasan geol-ogi saya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: